Tool yang dikenal memiliki kemampuan anti-exploit ini dapat diaktifkan secara manual oleh user, seperti DEP (data exacution prevention) dan ASLR (address space layout randomization) untuk aplikasi-aplikasi spesifik. Hanya mekanisme update dari third party yang terganggu, namun tidak pada sisi keamanannya.
Pada produk Adobe, user harus me-reboot untuk finalize update, sedangkan pada Google Chrome, instance yang dijalankan dengan account admin dapat menghalangi self-updating instance lainnya. Mengatasi kondisi ini, Microsoft segera mengadakan perbaikan dengan merilis update EMET ke versi 2.0.0.3, yang dapat di-download pada official website Microsoft. (com-puterworld.com)
No comments:
Post a Comment